Untitled Document
 


Untitled Document
.KITAKITA
:: Jika Anda di Panyingkul ::
 
 KABAR KITA
 
 BERANDAKITA
Kegilaan, Dari Cinta Mati di Pulau Rajuni Hingga Riwayat Kadang
:: Ivan Firdaus ::
Baba Guru, Mengenang Film Rhoma Irama di Klenteng Galesong
:: Kamaruddin Azis ::
Mengagumi Tenun Troso, Mengenang Tenun Sengkang
:: Suryadin Laoddang ::
Perempuan Besi di Gunung Perak (2-selesai)
:: M. Aan Mansyur ::
Perempuan Besi di Gunung Perak (1)
:: M. Aan Mansyur ::
 
 RISETKITA
Rasa Takut : Yang Dicitrakan, Yang Dipelihara
:: Aria W. Yudhistira ::
Risetkita: Pramoedya versus Sejarah Resmi
:: Nurhady Sirimorok ::
Hikayat Rumpon Nelayan Mandar
:: Muhammad Ridwan Alimuddin ::
Di Makassar Pernah Ada “Negeri Wajo”
:: Nurhady Sirimorok ::
Surat Itu Ditulis Upas kepada September
:: Nurhady Sirimorok ::
 
 BUKUKITA
 
 KATAKOTAKITA
Kenapa si Gondrong yang Maju?
:: Ivan Firdaus dan Mustamin al-Mandary ::
Karena ‘Rewa’ Badan Binasa
:: Sudirman Nasir ::
Yang Okkot, yang Salah Sambung
:: Nursamsu danTusiana Noor Alfisyahr ::
Kandala`ka`, Kusta Bila Dusta
:: Panyingkul ::
Ayo, Si(ng)kat Terussss..!
:: Panyingkul! ::

 
 TAHUKAHKITA
 

.
 ::
Jumat, 24-08-2007 
Menikmati Untaian Cahaya “Disney” di Karebosi
:: Ilham Halimsyah ::


Kereta Kencana Cinderella.
Foto: Ilham Halimsyah.


Kali ini citizen reporter Ilham Halimsyah mengajak kita menikmati cahaya yang bertaburan di Lapangan Karebosi. Di bagian tengah lapangan yang menjadi landmark Makassar ini, sedang berlangsung Disney Lantern Fantasy yang menyuguhkan kerlap-kerlip lampu berwarna-warni dalam bentuk tokoh-tokoh kartun sudah sangat akrab bagi tua dan muda. (p!)
 

Kereta kencana Cinderella itu tampak megah ditarik oleh kuda-kuda yang perkasa. Siapa yang tidak kenal putri sepatu kaca ini? Cinderella menjadi salah satu dongeng yang mengisi masa kanak-kanak kita, dan ada bagian cerita yang mengisahkan tentang Cinderella pergi ke pesta dansa mengendarai kereta yang disulap dari labu.

Tapi kali ini yang saya saksikan adalah kereta bermandi cahaya gemerlapan, dengan kuda-kuda yang tak kalah gemerlapnya. Ya, inilah kereta kencana Cinderella dalam bentuk hiasan lampu, yang terpajang megah di tengah Lapangan Karebosi. Para pengunjung begitu tergoda untuk menyentuhnya.

Tak jauh dari kereta kencana itu tampak Putri Salju dan 7 kurcaci, juga ada Aladin dan Putri Jasmine, Winnie The Pooh dan teman-temannya serta banyak kartun Disney lainnya. Semua replika tokoh Disney ini terbuat dari kaca yang di dalamnya dipasang untaian lampu, yang dari jauh tampak seperti karnaval lampion.

Sebulan terakhir ini warga Makassar berkesempatan mengenal beragam karakter tokoh film kartun dan animasi ciptaan Walt Disney di lapangan Karebosi melalui Disney Lantern Fantasy. Inilah pesta cahaya yang dimaksudkan memberi hiburan kepada warga segala lapisan usia.

Makassar merupakan satu dari lima kota di Indonesia yang menggelar kegiatan yang akan berlangsung hingga tanggal 9 September ini. Selain menikmati tokoh-tokoh kartun, di panggung utama yang ditata serupa kastil cahaya, digelar berbagai acara hiburan, seperti lomba menggambar dan uji ketangkasan. Karnaval khas Disney juga diadakan setiap Sabtu malam.

Tapi, pertunjukan ini tidak gratis. Untuk masuk ke arena, pengunjung dikenai biaya masuk sebesar Rp15.000 pada Senin-Jumat dan Rp20.000 pada Sabtu-Minggu. Pihak penyelenggara kegiatan ini, menargetkan pengunjung sebanyak 6.000 per hari. (p!)


Pintu masuk ke untaian cahaya
Foto: Ilham Halimsyah.


Kastil yang menjadi pusat kegiatan.
Foto: Ilham Halimsyah.



Replika dari film “Bugs Life”.
Foto: Ilham Halimsyah.



Aladin dan Putri Jasmine.
Foto: Ilham Halimsyah.



Putri Salju menjelma “Putri Cahaya”.
Foto: Ilham Halimsyah.



Badut-badut lucu menyambut.
Foto: Ilham Halimsyah.



Pengunjung berfoto mengabadikan kenangan.
Foto: Ilham Halimsyah.


*Citizen reporter Ilham Halimsyah dapat dihubungi melalui email ihsyah@gmail.com

| Beri Komentar| Jumlah Komentar (9) |

Komentar :

11-09-2007
Dari : Arief | arief_magic@yahoo.co.id
Memang bagus tuh apa yang ada di karebosi. Tapi masalahnya, kehadirannya seakan hanya dihadirkan bagi mereka yang meiliki uang. Bayar masuknya aja 15 ribu. Terus, untuk bisa bermain perlu 20 ribu untuk 4 tiket. So, Buat kalangan menegah ke bawa, harus pikir-pikir dulu. Padahal kita juga butuh hiburan. Kalo bidsa dirunginlah harga sewanya. Gimana??? Setuju!!!!

28-08-2007
Dari : Jayadi | mau_pulang@yahoo.com
tawwa anak2 jaman sekarng hiburannya sdah moderenmi... nakke kodong dulu cuma main lojo lojo' ji ... mau sekalimaka' pulang .... 5 tahun maka' disini terdampar...di padang pasir...hiks hiks

28-08-2007
Dari : dhian rahman | massandala_siwali@yahoo.co.id
selesai baca tulisan ini, rasanya tambah rinduka mau pulang....

27-08-2007
Dari : khasfan | adequneck@yahoo.com
dee..nyamanna anak2 skrg tawwa, dulu kita kodong nda ada begituan. tapi natauji itu ?

26-08-2007
Dari : cLaRa | el_lo_ve_e_me@yahoo.com
Memang bagus dech kotaKu tercinta. Unfortunately,aKu g bisa menikmati scr lsg.Mo sekalika pulang kodong!!!!!

25-08-2007
Dari : takbir | takbir09@telkom.net
ih tawwa canti na kotaku........... jadi pengen pulang...... Hikz...Hikz...Hikz.. .....

24-08-2007
Dari : asfriyanto | asfriyanto@yahoo.co.id
he...he...he makasih banyak kak ilo nah. dua hari yang lalu sepulang mengantarkan teman ke rumah sakit akademis saya lewat karebosi. penasaranka liat sebenranya lampu-lampu yang di dalam itu kak ilo, tapi malu-malu kak karena banyak anak kecil saya liat. he...he...he tapi rasa penasaranku terjawab mi sudah. cantik pale di dalamnya . he...he...he. terima kasih

24-08-2007
Dari : rusle | muhruslee@gmail.com
saya menikmati foto2nya cess...tak ada kata lain selain hebat!

24-08-2007
Dari : Noni |
a colonized mind. where the local creativity?



 :: CITIZEN REPORTER
Makassar di Panyingkul!: Sebuah Persembahan
(Kamis, 12-07-2007)
Ayo Bergabung di Panyingkul!
(Minggu, 29-04-2007)
Catatan Sederhana Para Citizen Reporter
(Selasa, 31-10-2006)
Tentang Citizen Reporter dan Rubrik di Panyingkul!
(Rabu, 11-10-2006)
Riuh Rendah di Panyingkul!
(Rabu, 16-08-2006)

Untitled Document
 :: DUNIA SEGIEMPAT KAREBOSI






 :: PILKADA




 :: ALBUM PUASA 2008




Untitled Document
 :: KONTAK TIM PANYINGKUL!

Email:

redaksi@panyingkul.com

Makassar:

Nilam Indahsari +62 81 241 229 089
M. Aan Mansyur +62 411-586459

Jakarta
Moch. Hasymi  +62 811 955 954



© Juni 2006 - Panyingkul.com All Rights Reserved
Desain Web : Nesia Andriana -- Supported by: Yuhardin