|
|
| . |
| ::
|
| Senin, 09-02-2009 | Kenapa si Gondrong yang Maju? :: Ivan Firdaus dan Mustamin al-Mandary ::
| Saat mahasiswa tawuran, si gondrong di garis depan? Foto : Fahmi Ali/dok. Panyingkul!
Setiap daerah memiliki kalimat penyemangat, lazim digunakan saat menyoraki tim kesayangan yang berlaga di berbagai pertandingan olahraga atau dalam aktivitas lainnya. Di SEA GAMES misalnya, Indonesia pernah mengusung, “Ayo Kita Bisa Menang!” sementara negeri tetangga mantap dengan sorakan, “Malaysia Boleh!”. Di Makassar, ada kalimat penyorak yang bertahan dari generasi ke generasi, “Maju ko gondrong!”. Bagaimana asal usul kalimat ini memang tak jelas benar. Tapi citizen reporter Ivan Firdaus dan Mustamin Al-Mandary punya cerita dan pengalaman yang dibagi di komunitas panyingkul!. (p!) | Menurut Ivan Firdaus kalimat penyemangat " maju gondrong! " mulai populer di dunia kemahasiswaan tahun 1990an. Seruan ini, katanya, membahana seputar masa orientasi mahasiswa baru Kala itu mahasiswa terbagi tiga kelompok, pertama, mereka yang gundul karena menjalani masa perpeloncoan, yang gondrong mahasiswa tahun kedua atau yang sudah kenyang makan asam garam Opspek dua tahun lalu, dan mahasiswa tua yang meski banyak juga yang gondrong, tapi ada yang sudah bosan gondrong. Konon, bila mahasiswa baru yang gundul bikin ulah, maka mahasiswa paling senior akan berteriak, “Majuko Gondrong!” maka majulah yg para mahasiswa berambut gondrong sebagai tim "buldozer."
Kalimat ini dipakai juga saat turun ke jalan utk demonstrasi. Umumnya, pengunjuk rasa yang gondrong itu berkesan "rewa" (karena lebih banyak yg tampangnya seram dengan rambut gondrong). Dalam pengamatan Ivan, kalau kelompok demo dibombardir oleh polisi maka yang gondrong-gondrong lebih banyak di depan untuk membedakan identitas mereka dengan yang "cepak" alias pihak keamanan.
Tapi sayangnya, kalau terjadi perkelahan antarmahasiswa, maka sesame gondrong juga yang baku hantam, seperti yang sering terjadi di Unhas yang populer dengan musoim tawuran. Bicara soal rambut gondrong ini, beberapa teman gondrong pernah berkata kalau rambut mereka yang dibiarkan panjang itu sebenarnya untuk menutupi kegalauan hati, rasa rendah diri, cinta yang tak terungkap, kesedihan, dan perut yang belum di isi sejak siang.
Nah, di Makassar, karena kesan brutal dan tukang berkelahi yang lekat dengan citra mahasiswa gondrong ini, tak heran ada lelucon, di mana para tukang becak tidak mau menggondrongkan rambut, karena malu nanti dikira mahasiswa, katanya.
Catatan penting juga, tak jarang banyak intel yang mencontoh mahasiswa dengan rambut gondrong. Tujuannya untuk mudah menyusup di antara mahasiswa gondrong, mendapat bocoran demonstrasi dan sebagainya. Menurut sejumlah mahasiswa, gondrong sejati akan mudah tahu, yang mana gondrong rewa, yang mana gondrong ballorang alias penakut dan mana gondrong intel.
Terlepas dari hal di atas itu, beberapa tokoh heroik dari cerita legenda, sejarah, dan film, menampilkan tokoh gondrong. dan tentu saja hampir semua pemusik (semua aliran, kecuali dangdut) idola kaum muda sejak tahun2 sebelumnya hingga kini memang gemar gondrong. Lihat saja Slank, Kecuali Nidji yang vokalisnya berambut keriting, tentu lain lagi ceritanya.
Si Gondrong di Mandar
Mustamin al-Mandary lain lagi pengalamannya. Ia mengenal istilah "Majuko Gondrong" ketika masih di bangku SMA di Polewali, sekitar tahun 89-90-an. Saat itu, istilah ini paling sering digunakan untuk menyemangati atau mungkin mengompori seseorang untuk melakukan sesuatu. Mungkin saat ini, "Majuko gondrong" sama dengan kalimat iklan, "Kamu bisa!"
Istilah ini malah tidak terkenal di daerah Mandar yang lain, khususnya bagian Utara pada saat-saat awal. Namun, ketika Radio Sawerigading, sebuah radio AM di Wonomulyo mengudara sekitar tahun-tahun itu, istilah ini lalu menyebar ke hampir semua tempat. Acara Radio Sawerigading yang paling sering meneriakkan slogan ini adalah asuhan Daeng Ca'di. Selain itu, Radio Bambapuang yang disiarkan dari Sidrap, yang beberapa acaranya menjadi kesukaan masyarakat di Mandar, juga turut andil menyebarkan istilah "Majuko Gondrong". Yang sering meneriakkannya adalah Indo Sidenreng.
Istilah "Majuko Gondrong" seingat Mustamin lebih sering dipakai oleh anak-anak muda alias ABG. Makanya paling laris di sekolah-sekolah, khususnya SMP dan SMA. Yang unik, karena gondrong sudah tidak ada urusannya dengan rambut. Anak sekolah kan tidak boleh gondrong! Tapi dalam urusan memberi semangat, mereka tetap saja setia berteriak “Majuko gondrong.” Istilah ini terdengar di pertandingan, menyemangati teman untuk bisa mengerjakan sesuatu ketika dia kelihatannya kurang percaya diri, atau bahkan ketika seorang anak laki-laki sedang merayu anak perempuan.
Istilah penyemangat lain yang ada dalam catatan Mustamin, adalah "Amba'mi" (bahasa Mandar, Bugis), yang artinya kira-kira sama dengan "ayo sikat". Sering digunakan di pertandingan atau pemainan yang melibatkan dua atau lebih kelompok. Ketika seorang pemain basket atau bola sedang menggiring bola di dekat daerah lawan, penonton akan berteriak "Amba'mi" agar si pemain langsung mencetak skor. Demikian juga jika sedang main domino, kalau seorang pemain berpikir terlalu lama, pemain lain akan berteriak, "Amba'mi". Di pertandingan tinju apalagi. Kalau kelamaan berpikir, petinjunya kan bisa-bisa kena KO duluan!
Nah, pembaca apakah Anda punya versi lain menjawab, mengapa si gondrong yang disuruh maju? Silakan berkomentar di bawah. Yang tidak sopan dan jorok, maaf,dengan terpaksa kami hapus. (p!)
*Untuk mengikuti diskusi berbagai topik di komunitas Panyingkul! silakan bergabung di panyingkul@yahoogroups.com
|
| | Jumlah
Komentar (42) |
|
| Komentar :
10-07-2010 Dari : Karaeng Mattarada | kr_mattarada@yahoo.co.id ada juga pernah
kudengar di radio..
SANREGO= Sanna
Rewana i
Gonrong....
salam kenal... 15-06-2010 Dari : opik | kurobuta_wombat@yahoo.co.id saya pikir gondrong
untuk pria adalah
sebuah simbol.
simbol yang harus
dijaga imagenya
seperti. (tidak pake
payung walau hujan,
minum tidak pakai
sedotan, begadang
wajib hukumnya,
tidak meneteskan air
mata walau perih,
dll) ... faktanya
istriku masih
menyimpan fotoku
yang sgak gondrong,
ntah kenapa dia suka
sekali foto itu ...
apa boleh buat zaman
dah berubah, perut
membesar, rambut
pendek, tampang
sudah seperti
pejabat korup. 30-05-2010 Dari : alwi al-chittany | http://dhivaku.co.cc/ gondrong memang
banyak sekali
istilah
tentangnya....sy
juga ingat waktu
awal-awal kuliah
dulu anak-anak
sering baku ejek
soal gondrong, adami
yg bilang "gondrong
malaysia" maksudnya
jamannya penyanyi
Isabella (search)
atau yang jaddala'
sekalia istilah
"gopal" alias
gondrong
palukka...(redaksi
maaf kalo tdk pantas
kata-katanya, tp
maksudx mau
melengkapi istilah
gondrong tadi)....
salam blogger dr
Biak-Papua 05-05-2010 Dari : Muhammad Syukur | hai_khur@yahoo.com "maju
gondrong..mundurko
bota..tangnga2ko
goriting.." 29-04-2010 Dari : kiki | sandapang@yahoo.co.id sy dlu waktu
sekolah adaki
tambahan nya
"majuko gonrong
mundurko bota" 22-08-2009 Dari : Kamal S | fariz.jericho219@gmail.com Hehehe...maju
gondrong...!!!
Terus terang baruka'
tau ini asal usulnya
Maju
Gondrong...terimaksi
h banyak bro
Ivan...jago mang
toong...salam
kenal....
06-08-2009 Dari : Are | Nabilang dosenku
dulu, gondrong itu
bede ilmunya
sepanjang rambutnya
ji... 24-07-2009 Dari : wale | jurangan@duniatekniksipil.web.id "Cambo'mi!!"
mirip-mirip dengan
"amba'mi"
Sikaat.. hajaarr..!
Saya terus terang
nda pernah
gondrong.. paling
panjang rambutku itu
cuma 7.3 cm.
Sebenarnya mau ka
gondrong, cuma
paling nda enak kalo
sudah "nanggung" mi
itu rambut. Mau
dibilang gondrong
tidak, pendek juga
tidak...
Ada juga beberapa
teman yang berusaha
untuk gondrong..
tapi anehnya
gondrongnya malah ke
segala penjuru.. ke
atas ke samping, ke
belakang.. soalnya
dia guriting. 23-07-2009 Dari : App | palattae09@yahoo.co.id mudah-mudahan
penulis pernah
merasakan
gonrong....Ai
gonrong minum susu,
ai gonrong naik
becak...susah juga
nah jadi mahasiswa
gonrong banyak
pantangannya, belum
lagi kalau pulakam
dikira perampok
Tapi endak seru juga
kalau jadi mahasiswa
ndak pernah
Gonrong...
...tanyami
gonrongya anak unhas
...
,_kayaknya mahasiswa
TeKnik UH menyerang
Unhas dari foto
kelihatan...
makasih ingat waktu
jadi mahasiswa.
Hidup Mahasiswa 20-07-2009 Dari : Fira | opiopeya@yahoo.com Gondrong itu....asal
bersih, keren lagi!
Rambut boleh
gondrong, asal
jangan gondrong juga
hatinya bela. 09-07-2009 Dari : Ucok | akhi_alhariri@yahoo.co.id Bah.. susahx itu
kalo jadi orang
gondrong seperti na
bilan iyang... sy
gondrong tonja tapi
sring ja mnum susu..
indomilk lagi... 04-07-2009 Dari : iyan | iyanarafah@ymail.com kalian para gondrong
sedunia sebelum
melanjutkan
kehidupan
gonrongmonia harus
mengetahui beberapa
rulus yg harus
ditepati, karena
gonrong itu bukan
sekedar rambut
panjang tapi dengan
jati diri:
1. gonrong tak boleh
minum susu
2. gorong tidak
boleh naik becak
3. gonrong tidak
boleh pake payung
4. gonrong tidak
boleh lari kalau
hujan
5. gonrong tidak
boleh nangis
6. gonrong tidak
bayak ankot
7. gonrong kalau
turun dari mobil
langsung lompat
saja
9. gonrong nda
pernah habis
pulsanya
10. gonrog tidak
boleh baca buku
didepan umum
11. gonrong rokoknya
tidak boleh murahan
12. gonrong tidak
minum air putih
13. gonrong tidak
minum obat kalau
sakit
14. gonrong tidak
boleh kedokter
15. gonrong tidak
boleh jomblo
16. gonrong tidak
pke sepatu higheels
17. gonrong tidak
boleh sabun kalau
mandi
18. gonrong tidak
memakai
bhs.Indonesia sesuai
EYD
19. gonrong tidak
maen FB
20. gonrong tidak
nonton sinetron.
ayat ayat cinta,
film korea dan
ketika cinta
bertasbih
itu lah ikarar
gonrong sedunia
catat itu!!!!!!! 24-06-2009 Dari : yunus rm | myunusrm@gmail.com penampilan dan
penyebutan gonrong
sebenranya
mencirikan jati
diri, mestinya
gonrong tidak
dikonotasikan
negatif, menurut
saya mungkin itu
adalah bagian dari
ekspresi kedirian
dalam mencitrakan
suatu
karya....."mana ada
gonrong yang
kruptor". maju
gonrong..jangan
pantang mundur untuk
suatu karya yang
menggemberikan!!!
selamatki gonrong
tunjukkan
karirta..itu
penting!!! 11-06-2009 Dari : syukur | hai_khur@ayahoo.com jadi ingat jaman
gondronk
dulu..hehe..
(majuko
gondronk,mundurko
botak,tangnga2ko
goriting..hehehe) 19-05-2009 Dari : darman.s | ardany_74@yahoo.co.id
Beberapa teman
mahasiswa marjinal
(kumal maupun yang
berekonomi lemah)
tertolong oleh trend
mode rambut
gondrong, celana
robek, sepatu
injak2, ataupun
jeans belang.
Mereka tidak lagi
malu dengan kondisi
asli mereka karena
dianggap ikut
trend...
Hidup trend yang
berpihak kepada kaum
marjinal..... 07-05-2009 Dari : http://victimsofslb.com | little.alif@gmail.com hidup
gondloongg....
07-05-2009 Dari : Opick_Gondrong | totobspare2009@hotmail.com Banyak di antara
orang-orang gondrong
memanjangkan rambut
itu dengan berbagai
alasan, misalnya :
Rasa tidak percaya
diri, Ingin tampil
beda, Karena gejolak
dalam diri ingin
berontak, Berjiwa
seni, Preman,
Lifestyle, Rasa yang
tak terungkap,
Kesannya cuek, Cari
perhatian, ada juga
karena memang
rantasa (bercandaja
gondrong
"S96Kla_Utan).
He...he...he...
tapi di balik semua
itu gondrong itu
identik dengan
seorang yang
pemberani dan
penyayang.
Pengalaman saya
semenjak saya
gondrong itu karena
saya memang suka
style rambut
gondrong.
By
Opick_Gondrong 96 23-04-2009 Dari : Dg.Kila | w_1_sgt_kaltim@yahoo.com Maju
gondrong...Taccipiki
Bota'... 15-03-2009 Dari : gray | gray_sangadji@yahoo.com ralat dong..
banyak penyanyi
dangdut yang
gondrong loh...
yang cepak malah
kurang tuh 13-03-2009 Dari : opet | bassopet@yahoo.com susahnya gondrong
kalau banyak
pantangannya. Si
gondrong dianggap
aneh klo sudah
ngantuk di atas
pukul 00.00 wita.
Masa gondrong tidak
bisa begadang.
Apalagi kalau
gondrong menangis
saat menonton adegan
sedih sebuah film.
Edede..gondrong
nonton sinetron.
Gondrong sepertinya
jadi simbol
keberanian, sehingga
ketika dikatakan
maju ko gondrong, si
penyemangat
seolah-olah kasarnya
ingin bilang,
malu-malu ko itu
kalau tidak maju
karena gondrong ko.
ada simbol
keberanian yang
melekat di rambut
panjangmu.Padahal,
gondrong belum tentu
berani. Tapi
kebanyakan orang
gondrong yang
kukenal,mayoritas
mereka memang
pemberani 27-02-2009 Dari : carkhu_037 | Mau bilang apa ya
.........?
Mmmmmmmmm, Kira-kira
bagaimana kalau
Gondrong minum susu?
atau Gondrong lari
dikejar? Masa
Gondrong minum susu.
Masa' Gondrong lari.
Biarlah, Gondrong
kan lifestyle doang.
itu tonsi yang
nabilang "nana",
namanya rambut
"gemuk". Maju
Gondolo........ 27-02-2009 Dari : carkhu_037 |
27-02-2009 Dari : carkhu_037 | carkhu_037@yahoo.com
24-02-2009 Dari : nana_ | na2_m26g@yahoo.com iyaaaaa,,
kalo d bndg
jrng skali yg
gndrong
malah yg ada kribo
25 cm,,
panjangna sede'
he2 24-02-2009 Dari : Putra Salewangang | Apa tosseng itu ia
massu'na kalo
nabilang 'keso
kallang' 24-02-2009 Dari : Putra Salewangang | Apa tosseng itu ia
massu'na kalo
nabilang 'keso
kallang' 14-02-2009 Dari : jiji | mataallo@technosindo.com yang penting bukanji
k ivan yg jadi
malaikatnya..eh
gondrongnya
pale..... 14-02-2009 Dari : ambo sidenreng | rumahkutai@gmail.com gondrong sempat
menjadi trend mode
rambut dikalangan
mahasiswa sekitar
periode akhir 80-mid
90,identik dengan
kesan percaya diri,
heroik,dan ekspresi
artisitik.
Bergesernya trend ke
arah "minimalis",
membuat banyak
gondrong jadi botak
1 senti- 2 senti,
cepak,dsb. lebih
praktis & efisien. 14-02-2009 Dari : syukri_b | 120571 Orang yang melagenda
dengan rambut
panjang(gondrong)
adalah Latatta dg
serang Andi Patunru
petta lampe
gemme.Beliau pernah
bersumpah takkan
memotong rambutnya
hingga 'siri' na
'pessena' lewa ri
lino.Sumpahnya ia
buktikan dan
berhasil membawa
orang bugis muncul
sebagai orang yang
berhak untuk di
hargai dan di
hormati,walaupun
dengan siasat yang
kontropersi sampai
kini.bagi kami
beliau itulah dalam
bahasa bugis di
sebut lagondrong tau
de'e namelo cau,dan
selalu di semangati
dengan kata Ewako. 12-02-2009 Dari : ulla Ali | kalo ga'gaji na
gammara ki gondrong
nga maju mi saja
jadi caleg na partai 11-02-2009 Dari : aanmansyur | m.aan.mansyur@gmail.com Buat Mas Halim: yang
pake nama aan di
bawah itu bukan aan
saya loh ya! hehehe 10-02-2009 Dari : Nur Aliem Halvaima | aliemhalvaima@yahoo.com Mohon maaf kepada
Daeng Ivan Firdaus
dan Mustamin
al-Mandary, kalo gak
salah, kata
"amba'mi" adalah
bahasa Makassar,
bukan Bugis
("ambani", dengan
hurun "n") atau
Mandar. Dulu ada
juga istilah lain
dalam bahasa
Makassar yang
artinya untuk
penyemangat,
misalnya
"kesoki" atau gosok,
"pacciddai" atau
berarti percepat,
tancap, biasanya
bagi anak-anak yang
malas minum obat
karena pahit,
"palimbangi" atau
diseberangkan untuk
kalimat orang yang
ragu-ragu
menyeberang. Tapi
sekarang setelah 25
tahun di rantau
(Jakarta)
teman-teman dari
suku Batak, sering
memberi semangat
dengan kata yang
juga mungkin
bermakna
menyemangati
seperti: "libas"
(dulu populer
diucapkan zaman
Pangab Paizal
Tandjung), atau
"hajar". 10-02-2009 Dari : bakri supu | mpe.cv@telkom.net Palakui sampoe
gonrong 10-02-2009 Dari : jalmatrix | jalmatrix@yahoo.com majuko
gondrong....hahaha..
. masi' adaka
istilah itu?
paccei
tallasaka(biasa
diucapkan kalau lagi
kena masalah)...
nuinga'ja' to?(biasa
diucapkan oleh orang
mabok...hehehe) 10-02-2009 Dari : halim hd. | halimhade@yahoo.com U/ AAN: waaah,
gimana, saya botak,
an. karena botak,
maka saya nggak
maju. jadi gak kena
lemparan batu. 10-02-2009 Dari : Nuntung | daeng.nuntung@gmail.com jadi ingat Mubarak
Azis Malinggi...Si
Gondrong dari Utara
:)) 10-02-2009 Dari : syamsoe | syamsoe@angingmammiri.org beberapa tahun lalu
ada sebuah jargon
yang sangat familiar
di telinga warga
makassar. Entah
kenapa sampai muncul
istilah tersebut.
Terkadang malah
sampe mengarah ke
konotasi negatif.
Sekali waktu sy
pernah melihat
beberapa tukang
becak yang mangkal
di pinggir jalan
meneriaki seorang
wanita yang baru
turun dari mikrolet
(mobil Umum).
Melihat wanita
tersebut berdandan
cukup menyolok,
dengan teriakan
riuh, para tukang
becak menyoraki
wanita tersebut.. "
Sarei Bayao" 09-02-2009 Dari : Om Sammy | thehanifs@gmail.com Kalau kami di
Australia, alasannya
ada banyak yang
berambut gondrong
dan berjenggot
rimbun, adalah
pertama karena
udaranya dingin.
Kalau angin sedang
bertiup dari kutub
Selatan, maka
rasanya seperti
diiris-iris muka
kita kalau tidak
pake tameng,
begicu.
Alasan yang kedua
adalah: Kajalla
dudui ongkos gunting
rambut, bella! Kalu
tiap bulan harus
bayar 12 dollar ke
tukang pangkas
artinya hampir 150
dollar setahun, atau
dengan kurs sekarang
sudah hampir satu
jetengah rupiah,
gang! Tapi kalu
rambut gondrong, kan
bisa dipotong
sendiri pake
gunting.
Alasan yang ketiga
adalah, orang yang
berambut gondrong
biasanya dianggap
artis, professor
yang sibuk dan sudah
dewasa. Bagitu mi
dulu, deh! Nanti
yang lainnya tidak
kebagian alasan
untuk menulis, tawa! 09-02-2009 Dari : Anno SWT | annoswt@gmail.com itu tawwa Ai tidak
gondrong'ji'
naditangkap tonji
kasian!!! 09-02-2009 Dari : aan | maju ko gondrong,
munduru ko gondolo,
tahan ki botak 09-02-2009 Dari : kapitipiti | Itutongmi kodong
mahasiswa sigondrong
yg baru-baru ini
babak belur waktuna
demo di depan UNHAS,
ka tinggal ditare'
rambutna terus
dipegang tangannya,
tidak bisami
goyang-goyang. Tidak
pernahmi dengar
kabarnya setelah
dioperasi.
Mudah-mudahan
sembuhmi itu
mahasiswayya terus
keluarmi dari rumah
sakit. 09-02-2009 Dari : surul | asrulbachtiar@ymail.com Bagus tongi ulasanta
daeng...,Seingat
saya kalau di
Jakarta, khususnya
didaerah pinggiran,
banyak juga pemuda
yang berambut
gondrong tapi
berpropesi sebagai
Tukang becak, kuli
bangunan atau anak
muda pengangguran
yang mondar mandir
bawa-bawa gitar.
Jadi mungkin
orang-orang tersebut
lebih PD ( Percaya
Diri ) ketimbang
berambut cepak yang
lebih sering disebut
klunyun. Namun kalau
membaca ulasanta,
sepertinya si rambut
gondrong lebih
cenderung "
Tale'talekangi "
kodong. |
|
|
|
|
| ::
CITIZEN REPORTER |
 | (Kamis, 12-07-2007) |  | (Minggu, 29-04-2007) |  | (Selasa, 31-10-2006) |  | (Rabu, 11-10-2006) |  | (Rabu, 16-08-2006) | |
|
Untitled Document
| ::
DUNIA SEGIEMPAT KAREBOSI |
|
Untitled Document
| ::
KONTAK TIM PANYINGKUL! |
Email Redaksi :
redaksi@panyingkul.com
Tim:
yus@panyingkul.com
+62 813 226 80844
Moch. Hasymi
+62 811 955 954
|
|
|