Untitled Document
 


Untitled Document
.KITAKITA
:: Jika Anda di Panyingkul ::
 
 KABAR KITA
 
 BERANDAKITA
Kegilaan, Dari Cinta Mati di Pulau Rajuni Hingga Riwayat Kadang
:: Ivan Firdaus ::
Baba Guru, Mengenang Film Rhoma Irama di Klenteng Galesong
:: Kamaruddin Azis ::
Mengagumi Tenun Troso, Mengenang Tenun Sengkang
:: Suryadin Laoddang ::
Perempuan Besi di Gunung Perak (2-selesai)
:: M. Aan Mansyur ::
Perempuan Besi di Gunung Perak (1)
:: M. Aan Mansyur ::
 
 RISETKITA
Rasa Takut : Yang Dicitrakan, Yang Dipelihara
:: Aria W. Yudhistira ::
Risetkita: Pramoedya versus Sejarah Resmi
:: Nurhady Sirimorok ::
Hikayat Rumpon Nelayan Mandar
:: Muhammad Ridwan Alimuddin ::
Di Makassar Pernah Ada “Negeri Wajo”
:: Nurhady Sirimorok ::
Surat Itu Ditulis Upas kepada September
:: Nurhady Sirimorok ::
 
 BUKUKITA
 
 KATAKOTAKITA
Kenapa si Gondrong yang Maju?
:: Ivan Firdaus dan Mustamin al-Mandary ::
Karena ‘Rewa’ Badan Binasa
:: Sudirman Nasir ::
Yang Okkot, yang Salah Sambung
:: Nursamsu danTusiana Noor Alfisyahr ::
Kandala`ka`, Kusta Bila Dusta
:: Panyingkul ::
Ayo, Si(ng)kat Terussss..!
:: Panyingkul! ::

 
 TAHUKAHKITA
 

.
 ::
Senin, 09-02-2009 
Kenapa si Gondrong yang Maju?
:: Ivan Firdaus dan Mustamin al-Mandary ::


Saat mahasiswa tawuran, si gondrong di garis depan?
Foto : Fahmi Ali/dok. Panyingkul!


Setiap daerah memiliki kalimat penyemangat, lazim digunakan saat menyoraki tim kesayangan yang berlaga di berbagai pertandingan olahraga atau dalam aktivitas lainnya. Di SEA GAMES misalnya, Indonesia pernah mengusung, “Ayo Kita Bisa Menang!” sementara negeri tetangga mantap dengan sorakan, “Malaysia Boleh!”. Di Makassar, ada kalimat penyorak yang bertahan dari generasi ke generasi, “Maju ko gondrong!”. Bagaimana asal usul kalimat ini memang tak jelas benar. Tapi citizen reporter Ivan Firdaus dan Mustamin Al-Mandary punya cerita dan pengalaman yang dibagi di komunitas panyingkul!. (p!)
 

Menurut Ivan Firdaus kalimat penyemangat " maju gondrong! " mulai populer di dunia kemahasiswaan tahun 1990an. Seruan ini, katanya, membahana seputar masa orientasi mahasiswa baru Kala itu mahasiswa terbagi tiga kelompok, pertama, mereka yang gundul karena menjalani masa perpeloncoan, yang gondrong mahasiswa tahun kedua atau yang sudah kenyang makan asam garam Opspek dua tahun lalu, dan mahasiswa tua yang meski banyak juga yang gondrong, tapi ada yang sudah bosan gondrong. Konon, bila mahasiswa baru yang gundul bikin ulah, maka mahasiswa paling senior akan berteriak, “Majuko Gondrong!” maka majulah yg para mahasiswa berambut gondrong sebagai tim "buldozer."

Kalimat ini dipakai juga saat turun ke jalan utk demonstrasi. Umumnya, pengunjuk rasa yang gondrong itu berkesan "rewa" (karena lebih banyak yg tampangnya seram dengan rambut gondrong). Dalam pengamatan Ivan, kalau kelompok demo dibombardir oleh polisi maka yang gondrong-gondrong lebih banyak di depan untuk membedakan identitas mereka dengan yang "cepak" alias pihak keamanan.

Tapi sayangnya, kalau terjadi perkelahan antarmahasiswa, maka sesame gondrong juga yang baku hantam, seperti yang sering terjadi di Unhas yang populer dengan musoim tawuran. Bicara soal rambut gondrong ini, beberapa teman gondrong pernah berkata kalau rambut mereka yang dibiarkan panjang itu sebenarnya untuk menutupi kegalauan hati, rasa rendah diri, cinta yang tak terungkap, kesedihan, dan perut yang belum di isi sejak siang.
Nah, di Makassar, karena kesan brutal dan tukang berkelahi yang lekat dengan citra mahasiswa gondrong ini, tak heran ada lelucon, di mana para tukang becak tidak mau menggondrongkan rambut, karena malu nanti dikira mahasiswa, katanya.

Catatan penting juga, tak jarang banyak intel yang mencontoh mahasiswa dengan rambut gondrong. Tujuannya untuk mudah menyusup di antara mahasiswa gondrong, mendapat bocoran demonstrasi dan sebagainya. Menurut sejumlah mahasiswa, gondrong sejati akan mudah tahu, yang mana gondrong rewa, yang mana gondrong ballorang alias penakut dan mana gondrong intel.

Terlepas dari hal di atas itu, beberapa tokoh heroik dari cerita legenda, sejarah, dan film, menampilkan tokoh gondrong. dan tentu saja hampir semua pemusik (semua aliran, kecuali dangdut) idola kaum muda sejak tahun2 sebelumnya hingga kini memang gemar gondrong. Lihat saja Slank, Kecuali Nidji yang vokalisnya berambut keriting, tentu lain lagi ceritanya.

Si Gondrong di Mandar
Mustamin al-Mandary lain lagi pengalamannya. Ia mengenal istilah "Majuko Gondrong" ketika masih di bangku SMA di Polewali, sekitar tahun 89-90-an. Saat itu, istilah ini paling sering digunakan untuk menyemangati atau mungkin mengompori seseorang untuk melakukan sesuatu. Mungkin saat ini, "Majuko gondrong" sama dengan kalimat iklan, "Kamu bisa!"

Istilah ini malah tidak terkenal di daerah Mandar yang lain, khususnya bagian Utara pada saat-saat awal. Namun, ketika Radio Sawerigading, sebuah radio AM di Wonomulyo mengudara sekitar tahun-tahun itu, istilah ini lalu menyebar ke hampir semua tempat. Acara Radio Sawerigading yang paling sering meneriakkan slogan ini adalah asuhan Daeng Ca'di. Selain itu, Radio Bambapuang yang disiarkan dari Sidrap, yang beberapa acaranya menjadi kesukaan masyarakat di Mandar, juga turut andil menyebarkan istilah "Majuko Gondrong". Yang sering meneriakkannya adalah Indo Sidenreng.

Istilah "Majuko Gondrong" seingat Mustamin lebih sering dipakai oleh anak-anak muda alias ABG. Makanya paling laris di sekolah-sekolah, khususnya SMP dan SMA. Yang unik, karena gondrong sudah tidak ada urusannya dengan rambut. Anak sekolah kan tidak boleh gondrong! Tapi dalam urusan memberi semangat, mereka tetap saja setia berteriak “Majuko gondrong.” Istilah ini terdengar di pertandingan, menyemangati teman untuk bisa mengerjakan sesuatu ketika dia kelihatannya kurang percaya diri, atau bahkan ketika seorang anak laki-laki sedang merayu anak perempuan.

Istilah penyemangat lain yang ada dalam catatan Mustamin, adalah "Amba'mi" (bahasa Mandar, Bugis), yang artinya kira-kira sama dengan "ayo sikat". Sering digunakan di pertandingan atau pemainan yang melibatkan dua atau lebih kelompok. Ketika seorang pemain basket atau bola sedang menggiring bola di dekat daerah lawan, penonton akan berteriak "Amba'mi" agar si pemain langsung mencetak skor. Demikian juga jika sedang main domino, kalau seorang pemain berpikir terlalu lama, pemain lain akan berteriak, "Amba'mi". Di pertandingan tinju apalagi. Kalau kelamaan berpikir, petinjunya kan bisa-bisa kena KO duluan!

Nah, pembaca apakah Anda punya versi lain menjawab, mengapa si gondrong yang disuruh maju? Silakan berkomentar di bawah. Yang tidak sopan dan jorok, maaf,dengan terpaksa kami hapus. (p!)

*Untuk mengikuti diskusi berbagai topik di komunitas Panyingkul! silakan bergabung di panyingkul@yahoogroups.com

| Beri Komentar| Jumlah Komentar (42) |

Komentar :

10-07-2010
Dari : Karaeng Mattarada | kr_mattarada@yahoo.co.id
ada juga pernah kudengar di radio.. SANREGO= Sanna Rewana i Gonrong.... salam kenal...

15-06-2010
Dari : opik | kurobuta_wombat@yahoo.co.id
saya pikir gondrong untuk pria adalah sebuah simbol. simbol yang harus dijaga imagenya seperti. (tidak pake payung walau hujan, minum tidak pakai sedotan, begadang wajib hukumnya, tidak meneteskan air mata walau perih, dll) ... faktanya istriku masih menyimpan fotoku yang sgak gondrong, ntah kenapa dia suka sekali foto itu ... apa boleh buat zaman dah berubah, perut membesar, rambut pendek, tampang sudah seperti pejabat korup.

30-05-2010
Dari : alwi al-chittany | http://dhivaku.co.cc/
gondrong memang banyak sekali istilah tentangnya....sy juga ingat waktu awal-awal kuliah dulu anak-anak sering baku ejek soal gondrong, adami yg bilang "gondrong malaysia" maksudnya jamannya penyanyi Isabella (search) atau yang jaddala' sekalia istilah "gopal" alias gondrong palukka...(redaksi maaf kalo tdk pantas kata-katanya, tp maksudx mau melengkapi istilah gondrong tadi).... salam blogger dr Biak-Papua

05-05-2010
Dari : Muhammad Syukur | hai_khur@yahoo.com
"maju gondrong..mundurko bota..tangnga2ko goriting.."

29-04-2010
Dari : kiki | sandapang@yahoo.co.id
sy dlu waktu sekolah adaki tambahan nya "majuko gonrong mundurko bota"

22-08-2009
Dari : Kamal S | fariz.jericho219@gmail.com
Hehehe...maju gondrong...!!! Terus terang baruka' tau ini asal usulnya Maju Gondrong...terimaksi h banyak bro Ivan...jago mang toong...salam kenal....

06-08-2009
Dari : Are |
Nabilang dosenku dulu, gondrong itu bede ilmunya sepanjang rambutnya ji...

24-07-2009
Dari : wale | jurangan@duniatekniksipil.web.id
"Cambo'mi!!" mirip-mirip dengan "amba'mi" Sikaat.. hajaarr..! Saya terus terang nda pernah gondrong.. paling panjang rambutku itu cuma 7.3 cm. Sebenarnya mau ka gondrong, cuma paling nda enak kalo sudah "nanggung" mi itu rambut. Mau dibilang gondrong tidak, pendek juga tidak... Ada juga beberapa teman yang berusaha untuk gondrong.. tapi anehnya gondrongnya malah ke segala penjuru.. ke atas ke samping, ke belakang.. soalnya dia guriting.

23-07-2009
Dari : App | palattae09@yahoo.co.id
mudah-mudahan penulis pernah merasakan gonrong....Ai gonrong minum susu, ai gonrong naik becak...susah juga nah jadi mahasiswa gonrong banyak pantangannya, belum lagi kalau pulakam dikira perampok Tapi endak seru juga kalau jadi mahasiswa ndak pernah Gonrong... ...tanyami gonrongya anak unhas ... ,_kayaknya mahasiswa TeKnik UH menyerang Unhas dari foto kelihatan... makasih ingat waktu jadi mahasiswa. Hidup Mahasiswa

20-07-2009
Dari : Fira | opiopeya@yahoo.com
Gondrong itu....asal bersih, keren lagi! Rambut boleh gondrong, asal jangan gondrong juga hatinya bela.

09-07-2009
Dari : Ucok | akhi_alhariri@yahoo.co.id
Bah.. susahx itu kalo jadi orang gondrong seperti na bilan iyang... sy gondrong tonja tapi sring ja mnum susu.. indomilk lagi...

04-07-2009
Dari : iyan | iyanarafah@ymail.com
kalian para gondrong sedunia sebelum melanjutkan kehidupan gonrongmonia harus mengetahui beberapa rulus yg harus ditepati, karena gonrong itu bukan sekedar rambut panjang tapi dengan jati diri: 1. gonrong tak boleh minum susu 2. gorong tidak boleh naik becak 3. gonrong tidak boleh pake payung 4. gonrong tidak boleh lari kalau hujan 5. gonrong tidak boleh nangis 6. gonrong tidak bayak ankot 7. gonrong kalau turun dari mobil langsung lompat saja 9. gonrong nda pernah habis pulsanya 10. gonrog tidak boleh baca buku didepan umum 11. gonrong rokoknya tidak boleh murahan 12. gonrong tidak minum air putih 13. gonrong tidak minum obat kalau sakit 14. gonrong tidak boleh kedokter 15. gonrong tidak boleh jomblo 16. gonrong tidak pke sepatu higheels 17. gonrong tidak boleh sabun kalau mandi 18. gonrong tidak memakai bhs.Indonesia sesuai EYD 19. gonrong tidak maen FB 20. gonrong tidak nonton sinetron. ayat ayat cinta, film korea dan ketika cinta bertasbih itu lah ikarar gonrong sedunia catat itu!!!!!!!

24-06-2009
Dari : yunus rm | myunusrm@gmail.com
penampilan dan penyebutan gonrong sebenranya mencirikan jati diri, mestinya gonrong tidak dikonotasikan negatif, menurut saya mungkin itu adalah bagian dari ekspresi kedirian dalam mencitrakan suatu karya....."mana ada gonrong yang kruptor". maju gonrong..jangan pantang mundur untuk suatu karya yang menggemberikan!!! selamatki gonrong tunjukkan karirta..itu penting!!!

11-06-2009
Dari : syukur | hai_khur@ayahoo.com
jadi ingat jaman gondronk dulu..hehe.. (majuko gondronk,mundurko botak,tangnga2ko goriting..hehehe)

19-05-2009
Dari : darman.s | ardany_74@yahoo.co.id
Beberapa teman mahasiswa marjinal (kumal maupun yang berekonomi lemah) tertolong oleh trend mode rambut gondrong, celana robek, sepatu injak2, ataupun jeans belang. Mereka tidak lagi malu dengan kondisi asli mereka karena dianggap ikut trend... Hidup trend yang berpihak kepada kaum marjinal.....

07-05-2009
Dari : http://victimsofslb.com | little.alif@gmail.com
hidup gondloongg....

07-05-2009
Dari : Opick_Gondrong | totobspare2009@hotmail.com
Banyak di antara orang-orang gondrong memanjangkan rambut itu dengan berbagai alasan, misalnya : Rasa tidak percaya diri, Ingin tampil beda, Karena gejolak dalam diri ingin berontak, Berjiwa seni, Preman, Lifestyle, Rasa yang tak terungkap, Kesannya cuek, Cari perhatian, ada juga karena memang rantasa (bercandaja gondrong "S96Kla_Utan). He...he...he... tapi di balik semua itu gondrong itu identik dengan seorang yang pemberani dan penyayang. Pengalaman saya semenjak saya gondrong itu karena saya memang suka style rambut gondrong. By Opick_Gondrong 96

23-04-2009
Dari : Dg.Kila | w_1_sgt_kaltim@yahoo.com
Maju gondrong...Taccipiki Bota'...

15-03-2009
Dari : gray | gray_sangadji@yahoo.com
ralat dong.. banyak penyanyi dangdut yang gondrong loh... yang cepak malah kurang tuh

13-03-2009
Dari : opet | bassopet@yahoo.com
susahnya gondrong kalau banyak pantangannya. Si gondrong dianggap aneh klo sudah ngantuk di atas pukul 00.00 wita. Masa gondrong tidak bisa begadang. Apalagi kalau gondrong menangis saat menonton adegan sedih sebuah film. Edede..gondrong nonton sinetron. Gondrong sepertinya jadi simbol keberanian, sehingga ketika dikatakan maju ko gondrong, si penyemangat seolah-olah kasarnya ingin bilang, malu-malu ko itu kalau tidak maju karena gondrong ko. ada simbol keberanian yang melekat di rambut panjangmu.Padahal, gondrong belum tentu berani. Tapi kebanyakan orang gondrong yang kukenal,mayoritas mereka memang pemberani

27-02-2009
Dari : carkhu_037 |
Mau bilang apa ya .........? Mmmmmmmmm, Kira-kira bagaimana kalau Gondrong minum susu? atau Gondrong lari dikejar? Masa Gondrong minum susu. Masa' Gondrong lari. Biarlah, Gondrong kan lifestyle doang. itu tonsi yang nabilang "nana", namanya rambut "gemuk". Maju Gondolo........

27-02-2009
Dari : carkhu_037 |

27-02-2009
Dari : carkhu_037 | carkhu_037@yahoo.com

24-02-2009
Dari : nana_ | na2_m26g@yahoo.com
iyaaaaa,, kalo d bndg jrng skali yg gndrong malah yg ada kribo 25 cm,, panjangna sede' he2

24-02-2009
Dari : Putra Salewangang |
Apa tosseng itu ia massu'na kalo nabilang 'keso kallang'

24-02-2009
Dari : Putra Salewangang |
Apa tosseng itu ia massu'na kalo nabilang 'keso kallang'

14-02-2009
Dari : jiji | mataallo@technosindo.com
yang penting bukanji k ivan yg jadi malaikatnya..eh gondrongnya pale.....

14-02-2009
Dari : ambo sidenreng | rumahkutai@gmail.com
gondrong sempat menjadi trend mode rambut dikalangan mahasiswa sekitar periode akhir 80-mid 90,identik dengan kesan percaya diri, heroik,dan ekspresi artisitik. Bergesernya trend ke arah "minimalis", membuat banyak gondrong jadi botak 1 senti- 2 senti, cepak,dsb. lebih praktis & efisien.

14-02-2009
Dari : syukri_b | 120571
Orang yang melagenda dengan rambut panjang(gondrong) adalah Latatta dg serang Andi Patunru petta lampe gemme.Beliau pernah bersumpah takkan memotong rambutnya hingga 'siri' na 'pessena' lewa ri lino.Sumpahnya ia buktikan dan berhasil membawa orang bugis muncul sebagai orang yang berhak untuk di hargai dan di hormati,walaupun dengan siasat yang kontropersi sampai kini.bagi kami beliau itulah dalam bahasa bugis di sebut lagondrong tau de'e namelo cau,dan selalu di semangati dengan kata Ewako.

12-02-2009
Dari : ulla Ali |
kalo ga'gaji na gammara ki gondrong nga maju mi saja jadi caleg na partai

11-02-2009
Dari : aanmansyur | m.aan.mansyur@gmail.com
Buat Mas Halim: yang pake nama aan di bawah itu bukan aan saya loh ya! hehehe

10-02-2009
Dari : Nur Aliem Halvaima | aliemhalvaima@yahoo.com
Mohon maaf kepada Daeng Ivan Firdaus dan Mustamin al-Mandary, kalo gak salah, kata "amba'mi" adalah bahasa Makassar, bukan Bugis ("ambani", dengan hurun "n") atau Mandar. Dulu ada juga istilah lain dalam bahasa Makassar yang artinya untuk penyemangat, misalnya "kesoki" atau gosok, "pacciddai" atau berarti percepat, tancap, biasanya bagi anak-anak yang malas minum obat karena pahit, "palimbangi" atau diseberangkan untuk kalimat orang yang ragu-ragu menyeberang. Tapi sekarang setelah 25 tahun di rantau (Jakarta) teman-teman dari suku Batak, sering memberi semangat dengan kata yang juga mungkin bermakna menyemangati seperti: "libas" (dulu populer diucapkan zaman Pangab Paizal Tandjung), atau "hajar".

10-02-2009
Dari : bakri supu | mpe.cv@telkom.net
Palakui sampoe gonrong

10-02-2009
Dari : jalmatrix | jalmatrix@yahoo.com
majuko gondrong....hahaha.. . masi' adaka istilah itu? paccei tallasaka(biasa diucapkan kalau lagi kena masalah)... nuinga'ja' to?(biasa diucapkan oleh orang mabok...hehehe)

10-02-2009
Dari : halim hd. | halimhade@yahoo.com
U/ AAN: waaah, gimana, saya botak, an. karena botak, maka saya nggak maju. jadi gak kena lemparan batu.

10-02-2009
Dari : Nuntung | daeng.nuntung@gmail.com
jadi ingat Mubarak Azis Malinggi...Si Gondrong dari Utara :))

10-02-2009
Dari : syamsoe | syamsoe@angingmammiri.org
beberapa tahun lalu ada sebuah jargon yang sangat familiar di telinga warga makassar. Entah kenapa sampai muncul istilah tersebut. Terkadang malah sampe mengarah ke konotasi negatif. Sekali waktu sy pernah melihat beberapa tukang becak yang mangkal di pinggir jalan meneriaki seorang wanita yang baru turun dari mikrolet (mobil Umum). Melihat wanita tersebut berdandan cukup menyolok, dengan teriakan riuh, para tukang becak menyoraki wanita tersebut.. " Sarei Bayao"

09-02-2009
Dari : Om Sammy | thehanifs@gmail.com
Kalau kami di Australia, alasannya ada banyak yang berambut gondrong dan berjenggot rimbun, adalah pertama karena udaranya dingin. Kalau angin sedang bertiup dari kutub Selatan, maka rasanya seperti diiris-iris muka kita kalau tidak pake tameng, begicu. Alasan yang kedua adalah: Kajalla dudui ongkos gunting rambut, bella! Kalu tiap bulan harus bayar 12 dollar ke tukang pangkas artinya hampir 150 dollar setahun, atau dengan kurs sekarang sudah hampir satu jetengah rupiah, gang! Tapi kalu rambut gondrong, kan bisa dipotong sendiri pake gunting. Alasan yang ketiga adalah, orang yang berambut gondrong biasanya dianggap artis, professor yang sibuk dan sudah dewasa. Bagitu mi dulu, deh! Nanti yang lainnya tidak kebagian alasan untuk menulis, tawa!

09-02-2009
Dari : Anno SWT | annoswt@gmail.com
itu tawwa Ai tidak gondrong'ji' naditangkap tonji kasian!!!

09-02-2009
Dari : aan |
maju ko gondrong, munduru ko gondolo, tahan ki botak

09-02-2009
Dari : kapitipiti |
Itutongmi kodong mahasiswa sigondrong yg baru-baru ini babak belur waktuna demo di depan UNHAS, ka tinggal ditare' rambutna terus dipegang tangannya, tidak bisami goyang-goyang. Tidak pernahmi dengar kabarnya setelah dioperasi. Mudah-mudahan sembuhmi itu mahasiswayya terus keluarmi dari rumah sakit.

09-02-2009
Dari : surul | asrulbachtiar@ymail.com
Bagus tongi ulasanta daeng...,Seingat saya kalau di Jakarta, khususnya didaerah pinggiran, banyak juga pemuda yang berambut gondrong tapi berpropesi sebagai Tukang becak, kuli bangunan atau anak muda pengangguran yang mondar mandir bawa-bawa gitar. Jadi mungkin orang-orang tersebut lebih PD ( Percaya Diri ) ketimbang berambut cepak yang lebih sering disebut klunyun. Namun kalau membaca ulasanta, sepertinya si rambut gondrong lebih cenderung " Tale'talekangi " kodong.



 :: CITIZEN REPORTER
Makassar di Panyingkul!: Sebuah Persembahan
(Kamis, 12-07-2007)
Ayo Bergabung di Panyingkul!
(Minggu, 29-04-2007)
Catatan Sederhana Para Citizen Reporter
(Selasa, 31-10-2006)
Tentang Citizen Reporter dan Rubrik di Panyingkul!
(Rabu, 11-10-2006)
Riuh Rendah di Panyingkul!
(Rabu, 16-08-2006)

Untitled Document
 :: DUNIA SEGIEMPAT KAREBOSI






 :: PILKADA




 :: ALBUM PUASA 2008




Untitled Document
 :: KONTAK TIM PANYINGKUL!

Email Redaksi :

redaksi@panyingkul.com

Tim:
yus@panyingkul.com
+62 813 226 80844

Moch. Hasymi
+62 811 955 954


© Juni 2006 - Panyingkul.com All Rights Reserved
Desain Web : Nesia Andriana -- Supported by: Yuhardin