Untitled Document
 


Untitled Document
.KITAKITA
:: Jika Anda di Panyingkul ::
 
 KABAR KITA
 
 BERANDAKITA
Setelah Teripang Terkumpul, Badan Terbuang
:: Kamaruddin Azis ::
Apalah Arti sebuah Nama (Perahu)?
:: Ridwan Alimuddin ::
90 Menit dalam Buaian Jemari Wyneke dan Leo
:: Anwar Jimpe Rachman ::
Anisi, Ibu Cantik di Tengah Campuran Semen dan Pasir
:: Diah Masita ::
Bentor Mengubah Wajah Baranglompo
:: Ivan Firdaus ::
 
 RISETKITA
Risetkita: Pramoedya versus Sejarah Resmi
:: Nurhady Sirimorok ::
Hikayat Rumpon Nelayan Mandar
:: Muhammad Ridwan Alimuddin ::
Di Makassar Pernah Ada “Negeri Wajo”
:: Nurhady Sirimorok ::
Surat Itu Ditulis Upas kepada September
:: Nurhady Sirimorok ::
Sebuah Risalah Tentang Candu
:: Sudirman H. Nasir ::
 
 BUKUKITA
 
 KATAKOTAKITA
Karena ‘Rewa’ Badan Binasa
:: Sudirman Nasir ::
Yang Okkot, yang Salah Sambung
:: Nursamsu danTusiana Noor Alfisyahr ::
Kandala`ka`, Kusta Bila Dusta
:: Panyingkul ::
Ayo, Si(ng)kat Terussss..!
:: Panyingkul! ::
Bahasa Inggeris Makin Nyaring Bunyinya
:: Lily Yulianti Farid ::

 
 TAHUKAHKITA
 


 :: KABAR KITA
Rabu, 21-05-2008
Rumah Cut Meutia, Bertahan Karena Inisiatif Keluarga
:: Kamaruddin Azis ::


Monumen dan foto Cut Meutia.
Foto: Kamaruddin Azis.


Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya. Begitu jargon yang kerap kita dengar. Lantas, bila monumen, museum dan segala peninggalan pahlawan dibiarkan kurang terawat, selayaknya disebut apakah bangsa seperti ini? Citizen reporter Kamaruddin Azis menuliskan kesan-kesannya dari rumah peninggalan pahlawan Aceh, Cut Meutia di Lhok Sukon, Aceh Utara. (p)

Boedi Oetomo, Syarikat Islam dan Kebangkitan Nasional (Selasa, 20-05-2008)
:: Ismail Amin ::
Dengan Irama Gambus Nelayan Protes Kenaikan BBM (Senin, 19-05-2008)
:: Erni Aladjai ::
Naiknya Harga Sewa Pondokan Kami (Minggu, 18-05-2008)
:: Yunus Muhammad ::
Fenomena Kamuflatif Bandit Berdasi (Sabtu, 17-05-2008)
:: Moh. Sanusi ::
Belajar Membaca Musim di Manimbahoi (Rabu, 14-05-2008)
:: Ihsan Nasir ::

 :: BERANDAKITA
Sabtu, 26-04-2008
Setelah Teripang Terkumpul, Badan Terbuang
:: Kamaruddin Azis ::


Pak Halir dan Pak Anhar yang lumpuh gara-gara teripang
Foto: Kamaruddin Azis.


Dalam kunjungannya ke Labuan Bajau, pulau Simeulue, Nanggroe Aceh Darussalam, citizen reporter Kamaruddin Azis bertemu dengan para nelayan teripang dengan kondisi lumpuh dan berjalan dengan tongkat. Begitulah harga yang mereka bayar, menyelami samudra menangkap sebanyak mungkin kekayaan laut ini dengan taruhan mahal. Berikut laporannya. (p!)

Apalah Arti sebuah Nama (Perahu)? (Selasa, 22-04-2008)
:: Ridwan Alimuddin ::
90 Menit dalam Buaian Jemari Wyneke dan Leo (Kamis, 17-04-2008)
:: Anwar Jimpe Rachman ::
Anisi, Ibu Cantik di Tengah Campuran Semen dan Pasir (Rabu, 09-04-2008)
:: Diah Masita ::
Bentor Mengubah Wajah Baranglompo (Senin, 07-04-2008)
:: Ivan Firdaus ::
Catatan dari New York: Mengasah Kemampuan Kerjasama (Jumat, 04-04-2008)
:: Abdi Karya ::



 :: CITIZEN REPORTER
Makassar di Panyingkul!: Sebuah Persembahan
(Kamis, 12-07-2007)
Ayo Bergabung di Panyingkul!
(Minggu, 29-04-2007)
Catatan Sederhana Para Citizen Reporter
(Selasa, 31-10-2006)
Tentang Citizen Reporter dan Rubrik di Panyingkul!
(Rabu, 11-10-2006)
Riuh Rendah di Panyingkul!
(Rabu, 16-08-2006)

Untitled Document
 :: KONTAK TIM PANYINGKUL!

Email:

redaksi@panyingkul.com

Makassar:

Nilam Indahsari +62 85 254 879 600
M. Aan Mansyur +62 411-586459

Jakarta
Moch. Hasymi  +62 811 955 954

Tokyo:

Lily dan Farid  +81 90 188 95131 (sms)


Untitled Document
 :: DUNIA SEGIEMPAT KAREBOSI






 :: PILKADA




 :: ALBUM PUASA 2007






© Juni 2006 - Panyingkul.com All Rights Reserved
Desain Web : Nesia Andriana -- Supported by: Yuhardin